Postingan

TAUSIAYAH

Mengikis Virus Lupa Lupa merupakan kondisi tidak ingat keadaan diri atau sekelilingnya. Ada tiga jenis lupa yang dialami manusia. Pertama, lupa hal-hal sepele, seperti lupa makan atau lupa di mana menaruh barang. Lupa jenis ini manusiawi belaka. Tetapi, ada jenis lupa yang berbahaya. Misalnya, lupa tugas atau tanggung jawab. Dampaknya tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga orang lain. Tentu yang paling berbahaya dan bahkan mengundang azab Allah ialah lupa jenis ketiga. Itulah lupa diri dan agama, yang menyebabkan manusia turun derajat dari makhluk mulia ke level paling hina. “Sungguh telah Kami ciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka)”. [QS At-Tin/95: 4-5]. Sungguh ngeri kita membaca ayat itu. Betapa semakin hari, kita tidak semakin muda. Pertambahan angka umur kita jelas menunjukkan berkurangnya jatah hidup di dunia. Sebab itu, yang wajib kita renungkan, adakah nikmat berupa umur ini lebih banyak...

TAUSIYAH ABAH

Abah Muhlas Jangan Pelit Untuk Menebus Dosa Kuda menjadi sarana transportasi terbaik pada zaman Nabi Sulaiman, saat itu kemanapun beliau pergi pasti menggunakan kuda pilihan. Pada suatu siang, Nabi Sulaiman As. begitu sibuk menginspeksi 3000 kuda pilihan di kerajaannya, yang nantinya digunakan untuk berjuang di jalan Allah SWT. Karena begitu asyiknya, hingga Nabi Sulaiman meninggalkan waktu shalat, yang merupakan kewajibannya. Nabi Sulaiman sedih menyadari hari sudah gelap dan telah melewatkan satu waktu shalat. Begitu menyesalnya dan sedihnya nabi Sulaiman hingga beliau memerintahkan prajurit kerajaan untuk menyembelih seluruh kuda terbaiknya, lalu dishadaqohkan kepada rakyatnya. Sebagai bukti penyesalannya. Tidak ada ragu Nabi Sulaiman mengambil keputusan, menebus dosanya yang telah melupakan satu shalat fardu untuk menyembelih seluruh kudanya. Dengan begitu ikhlasnya tanpa memikirkan bagaimana sarana perang kemudian. Sesuai janji Allah SWT, “bahwasannya suatu ibadah jik...

khutbah jum'at

Do’a adalah inti dari ibadah M. JAZRI, 3 Maret 2017 الْحَمْدَ لِلَّهِ الذي انعم علينا وهدى ناعلي الدين الاسلام َ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وحده لا شريك له         .   وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ   . اللهم صل وَسَلَّمَ وبارك عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِه   وَمَنْ تبعهم باحسان إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.   رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ. اما بعد   . فيا ايها الحاضرون اوصيكم ونفسي بتقوى الله وطاعته لعلكم تفلحون قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ Hadirin Jama’ah Jumat rakhimakumullah Sebelum khatib menyampaikan khutbahnya, sudah barang tentu menjadi kewajiban seorang khatib untuk menyampaikan wasiat taqwa khususnya...

khutbah jum'at

DAMPAK KITA MENJALANKAN IBADAH PUASA M. JAZRI, MINGGU, 25 JUNI 2017 الله أكبر x   ٩ الله أكبر ولله الْحَمْد الْحَمْدَ لِلَّهِ الذي انعم علينا وهدى ناعلي الدين الاسلام َ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وحده لا شريك له     وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ   . اللهم صل وَسَلَّمَ وبارك عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِه   وَمَنْ تبعهم باحسان إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.   رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ. اما بعد   . فيا ايها الحاضرون اوصيكم ونفسي بتقوى الله وطاعته لعلكم تفلحون قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ الله اكبر - الله اكبر- الله اكبر ولله الحمد                  ...